pfffttttt
(Source: lovequotesrus)
30,929 notes
“Terima kasih Allah, ENGKAU telah lahirkan Saya untuk Ainun dan Ainun untuk Saya
Terima kasih Allah, ENGKAU telah pertemukan Saya dengan Ainun dan Ainun dengan Saya
Terima kasih Allah, hari Rabu tanggal 7 Maret 1962, ENGKAU titipi kami bibit Cinta yang Murni, Suci, Sejati, Sempurna dan Abadi melekat pada diri Ainun dan Saya
Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan kami menyiram bibit cinta ini dengan kasih sayang nilai iman, Takwa dan budaya kami tiap saat sepanjang masa
Terima kasih Allah, ENGKAU telah menikahkan Ainun dan Saya sebagai Suami Isteri tak terpisahkan di manapun kami berada sepanjang masa
Terima kasih Allah, ENGKAU telah perkenankan Ainun dan Saya bernaung dan berlindung di bawah bibit cinta titipanMU ini di manapun kami berrada, sepanjang masa sampai Akhirat
Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan kami dapat menyaksikan, merasakan, menikmati dan mengalami TitipanMU yang menjadi cinta yang Paling Murni, Paling Suci, Paling Sejati, Paling Sempurna dan Paling Abadi di seluruh Alam Semesta dan sifat ini hanaya dapat dimiliki oleh ENGKAU Allah
Terima kasih Allah, Engkau telah menjadikan Ainun dan Saya Manunggal Jiwa, Roh, Batin, dan Nurani kami melekat pada diri kami sepanjang masa di manapun Kami berada
Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan semua terjadi sebelum Ainun dan Saya, tanggal 22 Mei 2010 pukul 17.30 untuk sementara dipisahkan. Ainun berada dalam Alam Baru dan Saya sementara masih di Alam Dunia
Terima kasih Allah, perpisahan kami berlangsung damai, tenang dan khidmat dengan keyakinan bahwa kebijaksanaanMU adalah terbaik untuk Ainun dan Saya
Berilah Ainun dan Saya petunjuk mengambil jalan yag benar, Kekuatan untuk mengatasi apa yang sedang dan akan Kami hadapi di mana pun Kami berada
Lindungilah Ainun dan Saya dari segala gangguan, ancaman dan godaan yang dapat mencemari Cinta, Murni, Suci, Sejati, Sempurna dan Abadi kami, sepanjang masa.”
- Habibie
Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini
Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Kunikmati rindu yang datang membunuhku
Utukmu seluruh nafas ini